Puisi Mengenang Bencana Tsunami


K E K A L U T A N B E N C A N A *

romahamzani
Maret 09, 2005

Cahaya kota dalam kegelapan
Menjanjikan sebuah harapan
Dalam kenangan adalah indah
Menjelma hamparan yang lara dan gundah
Kini dalam tatapan kosong
Bertaburan udara kelam dalam hening

Cinta, hidup, harta adalah maya
Permainan, pekerjaan adalah belaka
Kenangan berlalu dalam kebisuan
Kesenangan berbaur dalam kenistaan
Entah, apa yang telah diperbuat
Segala kesengsaraan telah menjelma kehidupan
Dalam hitungan sebuah kedipan

Ladang yang elok dan asri
Menjadi sebuah kuburan yang ngeri
Berhamparan tubuh pucat dan kaku
Panggilan jiwa, tenggelam dalam hangatnya kalbu
Udara dingin telah menghantui luka
Kehangatan yang didambakan menjadi neraka

Sebuah teguran telah datang
Dalam surat goncangan dalam gelombang

Dalam teriakan demi teriakan
Mereka menggapai cahaya keselamatan
Dalam terpaan air bah
Mereka meratapi goresan yang salah
Dalam tangisan panjang
Mereka tenggelam dalam arus

Derai air mata, membanjiri dunia ini
Jeritan-jeritan menyayat hati
Berbagai anak manusia larut dalam duka
Meratapi sebuah kedasyatan dalam bencana

Ya Allah ….., Ya Allah ….., Ya Allah …..
Betapa berat cobaan yang diberikan
Pada diri kami yang t’lah menyulap Serambi Mekkah menjadi Dunia yang Fana
Ya, Engkau Maha Esa, Maha Agung, Maha Kuasa dan Maha dari segala Maha

Tetapi dunia ini maya
Dalam sebuah kebohongan derita
Tangisan dunia dalam kedustaan
Tertera dalam raut muka dan lidah kepalsuan

*Untuk para korban bencana besar tsunami (Aceh, Desember 26,2004)

About these ads

13 Responses

  1. Ron, tulisanmu berisi hujatan tentang Israel itu diblok sama proxy kampus, soalnya ada kata kunci “F*ck”………

  2. sangat. . . . .bgus. .saya sangat terharu dr apa yg tlah trjdi. .

  3. @Abib : terimakasih atas kunjungan dan komentarnya …. semoga Aceh selalu tegar dan cepat bangun kembali dengan semangat yang baru ….

  4. …uich puisi.x kuerend abiez

    ……….mendalami tenand kie…..
    .kwakakaka:-)

  5. @tita : terimakasih atas kunjungannya ………. semoga trauma masih tersisa dan selalu membayanginya segera berlalu …. :)

  6. . . PuisiinA mMbwt aQu mpE tRharu T_T
    . I like it,_??
    hemmm _^

  7. @ririn: terimakasih mbak …:)

  8. puisinya mendalam sekali…

  9. Terharu aku mendengar nya Hanya Allah yg mha esa yg tahu thx puitis nya y

  10. :'(

  11. anindya: :) ….dalam bencana ada rahasia terbesar.

    Fiqri: secara garis besar bisa dipahami mas .. kebenaran dari peristiwa tersebut biarlah yang Maha Kuasa yang membalasnya.

  12. puisinya boleh saya ambil ya? uktuk tugas bahasa Indonesia d sklh saya. terimakasih :).

  13. puisinya boleh saya ambil ya? untuk tugas bahasa Indonesia d sklh saya. terimakasih :) .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: