
Filed under: Ada Saja | Tagged: kartu lebaran | Leave a Comment »
Romahamzani
31 Maret 2006
Langkah-langkah Kecil ……
Adalah hidup kami
Langkah yang mengiringi deru nafas
Setapak demi setapak, sejengkal demi sejengkal dan sekisah demi sekisah
Langkah-langkah Kecil ……
Adalah alur cerita bangsa kami
Langkah yang tak mungkin dipaksakan membentang sekarang karena kami tak mampu
Langkah-langkah Kecil ……
Adalah langkah menuju langkah-langkah besar
Yang akan menghidupi negara ini
Langkah-langkah Kecil ……
Adalah langkah yang tak boleh menyandarkan diri pada para pendikte asing
Karena Langkah-langkah kecil adalah langkah kami
Yang masih mamapu membentangkan menuju langkag-langkah besar
Filed under: Puisi Romahamzani | Tagged: Puisi Kemerdekaan | Leave a Comment »
Romahamzani
Juli 2009
Aku tergugu diantara perputaran waktu,
Menyelami ribuan pintu hati…
dan menyembul dengan muka tirus berlipat-lipat..
Sementara kaleng-kaleng rombeng memuntahkan suara serak berkarat..
Aku semakin tertimbun dalam lumpur anyir..
Sementara sudut-sudut bangunan memamerkan semerbak bau pesing..
Aku semakin terlempar ke sudut yang lain…
Sementara ini diriku masih terbaring diantara menara sampah….
menunggu tubuh dselimuti kain usang
Filed under: Puisi Romahamzani | Tagged: Bagian, Puisi | Leave a Comment »
menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya
mendengar 130 juta rakyat
dan di langit
dua tiga cukung mengangkang
berak di atas kepala mereka
matahari terbit
fajar tiba
dan aku melihat delapan juta kanak – kanak
tanpa pendidikan
aku bertanya
tetapi pertanyaan – pertanyaanku
membentur meja kekuasaan yang macet
dan papantulis – papantulis para pendidik
yang terlepas dari persoalan kehidupan
delapan juta kanak – kanak
menghadapi satu jalan panjang
tanpa pilihan
tanpa pepohonan
tanpa dangau persinggahan
tanpa ada bayangan ujungnya
Filed under: Karya Puisi sastrawan lainnya | Leave a Comment »
Tepat pukul 06.25, ada kabar buruk…salah satu temanku (arif) mengirim sms kalau dia tidak jadi ikut..truz..bagaimana dengan Lilik ??? masak cuma berdua naek sepeda motor dengan Ali yang mau ke Suramadu ??….tapi it’s okey no problem. Yang penting ke Suramadu man…
Tapi bagaimana dengan Lilik ?? dia kan udah bangun tidur kira-kira sejak pukul 04.00 dan sudah siap-siap berangkat. Aku sms balik arif dan aku paksa dia tetap ikut demi Lilik …
Agak lama menunggu, akhirnya arif pun mau berangkat so Kita berangkat ke suramadu berempat …Aq, Arif, Lilik dan Ali. 15 menit kemudian kami sampai di Burneh tepat jalan menuju pintu masuk Suramadu. Inilah hasil jepretan kamera Panasonic dan Sony yang kami bawa dalam perjalanan kali ini :

Papan Informasi Suramadu

Pintu Masuk Suramadu Sisi Madura

Pose sebentar di Suramadu
Filed under: Celoteh | Tagged: Jalan-jalan, Suramadu | 1 Comment »